Arc Saebody, Impel Down, Marineford : Anime One Piece Review

!!! SPOILER WARNING !!!

Episode arc terbaik selama 500 episode: Arc Saebody, Impel Down, Marineford karena banyak nangisnya, banyak speechless, dan ceritanya mulai lebih dark jauh dari sebelum-sebelumnya.




SEBELUM ARC INI

Ceritanya benar-benar murni kisah petualangan. Hal ternangis dan tersedih adalah ketika anggota mugiwara akhirnya melepaskan Going Merry. Itu aku nangis parah sih sedih banget njir, cuma kapal doang T.T. Trus kisah Brooks yang main music terakhir sama temen-temennya, dan Zoro yang ngadepin rasa sakitnya Luffy, itu juga sedih tapi nggak yang sedih tragedy kayak yang di arc marineford.

Sebelumnya ada arc yang bikin aku terkesan yaitu ketika luffy dkk terjebak dalam pusaran (?) yang bikin mereka masuk ke kawasan laut yang dikabarkan banyak kapal hilang dan nggak balik dan ternyata itu kayak portal ke masa depan. Itu idenya gila sih, dan aku udah feeling kalau saat itu (masih episode awal-awal) udah berani kasih plot paradoks apalagi nanti. Trus kayak hubungan brooks sama kaboom si paus yang ditemui luffy dkk di pintu masuk grand line. So, aku udah lihat potensi dari ceritanya selain dari karakter dan tokoh-tokoh kru mugiwara sendiri.

Tokoh-tokoh inilah yang bikin bertahan untuk nonton episode demi episode, tapi plot cerita di arc saebody ini yang bikin aku nontonnya mulai gila-gilaan.

Dan setelah kepergian Going Merry, pas franky bikinin kapal baru aku kayak udah amaze bahwa cerita ini akan berkembang lebih baik di episode-episode selanjutnya. Dan bener dong, emang kayak gituuu.

Sepanjang aku nonton, yang aku pelajari dari Luffy adalah: luffy ini emang punya kekuatan gomu-gomu, tapi bukan berarti dia yang paling kuat. Di awal-awal episode emang kelihatan luffy udah kuat banget, dia udah kayak OP aja gitu cuma bekal gomu-gomu. Tapi semakin kesini, luffy itu lebih banyak beruntungnya. Kekuatannya emang meningkat, tapi bukan berarti dia jadi yang terkuat. Yang terkuat di antara teman-temannya mungkin benar, tapi semakin kesini petualangan yang harus dihadapi luffy dkk semakin mengerikan.

Aku aja sampai pusing.

"Ini luffy serius bisa jadi raja bajak laut modal gomu-gomu sama lucky aja?"

Tapi harus diakui juga, semakin berkembangnya cerita kita akan belajar bahwa hal terbaik yang dibangun luffy bukanlah kekuatannya saja, tapi hubungan, koneksi, dan kesetiaan dari orang-orang yang mengenalnya.

Saking Luffy ini positif banget, mudah banget dia narik orang-orang untuk suka sama dia. Luffy mungkin perwujudan Law of Attraction di anime kali ya. Aku masih bisa banyak lho dari anime ini di usiaku yang sekarang hahaha

ARC SAEBODY



Arc ini diawali ya seperti arc lainnya. Kelanjutan perjalanan luffy sebelumnya untuk ke tujuan baru.
Yang aku nggak nyangka, disini mulai dark ceritanya. Ini udah bukan cuma sekedar jalan-jalan mengelilingi grand line, tapi lebih dari itu.

Dark karena dia udah ambil kasus-kasus di dunia nyata, kayak jual-beli manusia, perbudakan, penyiksaan, yang seharusnya nggak kita tonton di anime dengan genre komedi.

Tetap dibalut dengan kemasan komedi, jadi aku cukup kaget bahwa cerita ini mengambil tema tersebut untuk diangkat.

Dan disini aku akhirnya ketemu sama bajak laut yang lebih kuat dari luffy yang harganya di angka ratusan dan bahkan ada yang di atas 300juta harga luffy di arc ini.

Aku lihat sekuat apa mereka, dan sekeren apa mereka.

Kemudian juga kemunculan admiral-admiral yang ternyata lebih kuat dari Luffy (sejauh ini aku cuma tau Ace, Garp, dan Shank aja yang lebih kuat dari luffy).

Dan admiral-admiral ini belum sama shicibukai yang kalau satu satu aja Luffy sampai sekarat mulu kalau lawan mereka. Itu mereka banyak lho.

Di arc ini barulah aku menyadari, sekalipun Luffy udah terkenal banget, dia masih rookie. Masih ada yang harga buronannya lebih banyak dari Luffy. Masih banyak anggota angkatan laut yang mungkin nggak bisa dia handle sendirian.

Ditambah waktu Kuma menghilangkan para anggota-anggota Luffy satu per satu. Terasa banget hopeless dan lemahnya tokoh yang kukira di awal dia bakal OP terus.

Aku sama shocknya kayak Luffy.
Sadar bahwa ia tidak cukup kuat untuk bisa mengarungi lautan ini sebagai bajak laut.

Bahwa title raja bajak laut bukan tentang dia dan perjalanannya saja, tapi tentang seberapa sanggup dia secara mental dan kekuatan untuk menjadi yang terbaik.

Di episode 400 aku sadar, perjalanan luffy masih jauh dari selesai.

Tapi pertemuannya sama Rayleigh bikin aku tercengoh-cengoh. Bahwa ada kekuatan bernama Haki yang bisa kayak gitu bikin aku melongo.

Apalagi ketika ternyata oh ternyata, Luffy punya Haki paling langka juga (cuma dia nggak sadar). Itu udah kayak OMEGOD Luffy!

ARC IMPEL DOWN


Luffy yang hopeless ditambah kabar kakaknya yang akan dieksekusi udah kayak double trouble baginya. Belum sempat ia bertemu dengan teman-temannya kembali ia harus dihadapkan pada kenyataan bahwa kakak satu-satunya yang paling dia sayang, yang ia anggap paling kuat, kalah dan akan dieksekusi.

Gambaran sosok Ace sebagai kakak juga banyak diceritakan di Arc ini. Sebelumnya dia juga udah muncul tapi sekelebat doang, aku nggak nyangka secara emosi dia dan luffy itu sekuat ini. Bahkan walaupun di arc ini Ace cuma duduk dipenjara, dengan tangan diborgol, tapi bagaimana ngototnya Luffy dan ketakutannya bahwa Ace akan dieksekusi, bahkan ketika luffy udah sekarat dan dia tetap nggak nyerah, sampai.. gila sih.. ini cuma orang yang punya rasa kasih sayang tingkat tinggi aja yang bakal ngelakuin apa yang Luffy lakuin.

Dan disini kita bisa melihat bahwa Ace itu bukan sekedar kakak bagi Luffy, ia mungkin satu-satunya yang punya emosi kuat sebagai saudara bagi Luffy. Dan kadar sayangku sama Ace pun meningkat berkali-kali lipat mengikuti emosi Luffy yang semakin jelas di Arc ini.

Ini arc lama banget, tapi banyak kejutan di dalamnya.

Lucunya adalah, Luffy masuk sendirian, tapi keluarnya bawa pasukan seluruh narapidana, dan bukan itu aja, dia bawa orang-orang terkuat macam Ivankov, Jimbei, Crocodile (ini ngakak sih, bisa sampai kerja sama sama Crocodile yang  sempat   aku benci banget)

Udah gitu gimana udah janji sama Boa nggak bakal bikin rusuh, tapi dia jadi dikenal seluruh dunia sebagai buronan yang jebol impel down.

Trus juga, kisah Luffy dan Mr.2 Bon Kurei yang nggak nyangka bakal semewek itu T.T persahabatan mereka disini yang sangat kuat.

Dan ingat, perjalanan kali ini Luffy sendirian lho, nggak ada ditemenin sama krunya.

Aku nonton arc ini sambil bayangin reaksi temen-temennya nanti kayak gimana. Tapi setelah arc Marineford aku beneran nggak tau reaksi temen-temennya bakal kayak gimana.

Karena sebelumnya temen-temennya udah nawarin kalau mau selamatin Ace dulu nggak apa kok, tapi saat itu Luffy kekeh Ace itu bakal baik-baik aja, karena dia orang paling kuat, dan punya perjalanan sendiri, pasti marah kalau diganggu Luffy.

Ironisnya, dia ngomong kayak gitu sebenernya cuma untuk menyemangati dirinya sendiri bahwa Ace akan baik-baik saja, padahal dia sebenernya udah punya firasat buruk.

Dan ketika dia memutuskan untuk menyelamatkan Ace, dia udah buang idealisnya dan Ace karena dia ke driven sama naturenya dia sebagai seorang adik udah bukan perkara mereka bajak laut petualang lagi.

ARC MARINEFORD





Dan yah, itulah yang diteriakkan Luffy ketika ketemu sama Ace dan Ace udah nyuruh jangan dateng.

Wait... aku nangis lagi..

Ehem.

Jadi, disitu ada adegan Ace teriak ke Luffy kayak "Kita kan udah janji bakal punya perjalanan masing-masing dan nggak ganggu satu dengan yang lain trus ngapain kamu kesini" - padahal dia ketakutan setengah mati kalau Luffy bakal mati gara-gara berusaha selamatin dia.

Then, Luffy cuma jawab "Karena aku adikmu!"

Berkali-kali Luffy teriak "Ace kakakku satu-satunya di dunia ini!"

(behh mewek lagi kan)

Karena emang setakut itu Luffy kalau Ace dieksekusi.

Jujur awal Luffy ketemu Ace di arc ini aku udah mewek. Karena perjalanan Luffy itu di Impel down aja udah gila lho, dan itupun dia nggak bisa ketemu Ace makannya pas Luffy ketemu Ace disini aku seneng tapi sedih tapi seneng gimanalah itu.

Belum lagi kisah Luffy x Ace x Garp. Garp yang selama ini training keras mereka berdua biar jadi angkatan laut, biar bisa hidup di dunia itu nggak dikejar-kejar dan dieksekusi, biar selalu di bawah  perlindungan hukum, tapi mereka berdua ngotot harus jadi bajak laut. Dan Garp lihat 2 cucunya ini di depan matanya harus menerima konsekuensi dari pilihan hidup mereka sebagai bajak laut itu ironis banget.

(sedihhhhh)

Ada pula kisah Ace sama Shirohige yang udah dianggap dia ayah di dunia ini, juga nggak kalah sedih deh.

Dan yang paling ironis berasa tragedy adalah ketika Ace akhirnya gugur nggak lama setelah dia selamat untuk melindungi luffy.

Wah, itu udah deh. Ini aku nulis aja rasa pingin nangis lagi.
Sedih banget, sepanjang episode Ace ngasih kata-kata terakhirnya ke Luffy aku isinya cuma nangis aja sampai mata tuh merah, pedes. 

"maaf, kau sudah sejauh ini untuk menyelamatkanku, tapi tetap saja aku mati."


Emang matinya terhormat sih, karena nggak yang hopeless kayak waktu diborgol tapi udah lepas dari borgol jadi sempet ngamuk pake apinya dia. TAPI YA TETEP AJA MEWEK NJIR.

Ya, dia emang mati di pelukan luffy sih masih mending daripada mati pas di eksekusi, tapi kan Luffy maunya dia selamat! huhuhuhuhu...

Aku mau protes sama Oda juga aku paham kenapa scene ini penting, karena ini jadi turning point untuk kehidupan Luffy. Tragedy ini bakal bikin Luffy lebih kuat.

Tapi sedih ya sedih. Tetep aja nangis apapun alasan baiknya pengarang membuat adegan itu. Karena ini komik kan komedi ya, jadi kalau udah sedih bisa jadi tingkat tinggi gini.

Dan bahkan Garp aja udah kehilangan kendali waktu lihat Ace mati di depannya, itu udah berasa dia lupa kalau dia ini wakil admiral. Udah didorong pake nalurinya sebagai seorang kakek. Kalau lihat hubungan Garp x Ace x Luffy anjir ini sih tragis banget. 

Dan lihat Shirohige nangis lihat anaknya mati mendahuluinya, dan lihat Luffy.. 

ini rasanya patah hati kali ya. 

Kematian Ace memang sedih, tapi reaksi orang-orang yang kehilangan dia itu lebih menghancurkan hatiku sebagai penonton. Dan karena aku ini yang paling nggak bisa sama cerita yang ada hubungannya sama ikatan (kakak-adek, kakek-cucu, orang tua-anak) itu sih aku udah pasti sedih bangetlah.

Dan Ace ini emang sifatnya cuma dideskrepsikan dari sudut pandang tokoh lain, tapi karena dia sudah lebih lama dari Luffy juga kan di lautan. Jadi secara pengalaman Ace jelas sudah lebih banyak. Ace sudah sampai Dunia Baru, sudah ke Wano juga. Yang mana itu kalau nggak kuat nggak bakal bertahan disana. Selama kehidupannya Ace bertanya-tanya apakah ia layak untuk hidup (karena semua orang berkata dia sampah yang pantesnya mati aja padahal Ace belum ngapa-ngapain). Nah perjalanan dia selama di lautan dan hubungannya dengan semua makhluk yang ditemuinya itu membentuk ikatan kesetiaan yang mirip sama Luffy, dan kesetiaan yang ditunjukkan semua orang yang rela mati untuk Ace itu sudah cukup untuk merangkum semua perjalanan Ace untuk membuktikan bahwa dirinya pantas untuk hidup. T_T . Ace ini kalau dibuat cerita sendiri (tanpa Luffy) potensinya sebagai tokoh utama gede banget lho, Ace bisa aja kayak Naruto. 

Adegan kayak vive cardnya Ace dari utuh (setelah lepas borgol) sampai hangus di depan mata, itu Luffy lihat nggak cuma vive cardnya hangus sampai jadi abu tapi juga bebarengan melihat kematian Ace di depannya.

Luffyyyy sayang sayang sayang banget sama Luffy huhuhuhuhuhuhuhu. 

Kalau udah gini ya gimana nggak lanjut nonton dong.






Salam, Adlina Haezah




Komentar