Pengembangan Karakter Unpopular Tokoh Jean, Connie, Sasha di Attack On Titan (Shingeki No Kyojin)


Jadi, pada akhirnya anggota skuad Levi yang adalah: Eren, Mikasa,  Armin, Sasha, Ymir, Krista, Jean, Connie, Reiner, Bertolt menyisakan hanya 3 orang tokoh yang secara murni dalam cerita adalah sebagai tokoh pendukung: Jean, Connie, Sasha. Dimana mereka bukan titan, mereka bukan anggota kerajaan, mereka juga bukan kapten atau komandan, mereka murni prajurit yang tidak sekuat Mikasa, tidak sepintar Armin. Benar benar orang biasa.

Sebenarnya kesepuluh mereka ini cuma teman-teman Eren yang berjuang di pasukan 104. Sama sekali tidak tampak apa kepentingan mereka dalam cerita. Ketika pembentukan pasukan pengintai yang baru, dimana Erwin meminta siapapun yang tidak mau bergabung disuruh minggir, akhirnya anggota baru yang terbentuk hanya sedikit sekali: 10 orang... betul ya? Kalau ada yang belum disebut mohon isikan di komentar hehe. Dari awal, aku sama sekali tidak minat dengan karakter mereka semua kecuali Eren, Mikasa, Armin. Aku bahkan lupa siapa yang 10 besar setelah ujian itu. Ada Annie dimana Annie bergabung ke pasukan militer polisi, dan sisanya bergabung ke pasukan pengintai. Bagiku mereka selain Eren, Mikasa, Armin adalah tokoh pendukung yang nggak penting-penting amat, yang biarlah dikorbankan nantinya untuk mati diawal dan jadi makanan para titan.

Menariknya, orang-orang biasa ini memiliki emosi paling murni yang dirasakan orang pada umumnya. Ketakutannya akan kematian, kegelisahannya, dilema yang bukan main. Sasha, Jean, dan Connie sejak awal tidak berniat untuk masuk sebagai anggota pengintai. Sesungguhnya mereka merasa cukup menjadi polisi militer saja dan hidup tenang. Aku bahkan sempat kesal dengan Connie dan Jean, yang terlihat keduanya ini adalah tokoh antagonis yang tidak pernah bersentuhan langsung ataupun melihat titan secara langsung. Connie dan Jean tidak memiliki kepedulian setinggi Eren, Mikasa, dan Armin akan titan-titan di luar dinding. Mereka merasa superior dan selalu mencari cara untuk membully Eren dan membuat anak itu menjadi rendah. So, aku bener-bener tidak suka dengan sifat Connie dan Jean ini.
Sangat tidak suka. Aku sempat berfikir, di episode berikut-berikutnya mungkin mereka akan jadi orang-orang yang berkhianat.

Sasha tampak semakin aneh dengan hobinya yang suka makan itu. Bagiku terasa seperti tokoh yang sama sekali tidak penting dan tidak kuat.

Kupikir seperti itu.

Sampai di satu titik Sasha, Jean dan Connie yang bergabung ke pasukan gabungan demi bisa menutup gerbang Rose bersama Eren dkk, menyadari pahitnya dunia dan melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana kawan-kawannya dimakan oleh para Titan.

Ah, sebenarnya untuk bergabung dengan pasukan gabungan untuk Jean pun itu atas kata-kata Eren yang merendahkannya sehingga ia akhirnya berani keluar dari zona nyaman.

Dan ketika sampai pada rekrutan anggota pengintai yang baru, pilihan untuk berjuang melawan Titan yang sungguh mengancam dunia dan nyata, dengan hidup sebagai polisi militer yang akan aman dan tenang, menjadi sebuah dilema.

Connie sampai detik-detik terakhir bahkan bertanya ke teman-temannya mau masuk mana, disaat Eren dkk sudah yakin dengan keputusannya, si Connie ini masih saja begitu pengecut dan plinplan, tidak tahu apa keputusannya.

Jean pun begitu. Ia mati-matian berusaha mencegah dirinya untuk kembali hidup tenang, dan memikirkan dirinya sendiri, tapi... setiap kali ingat bagaimana kematian Marco menghantuinya, ia merasa harus melakukan sesuatu meskipun bukan untuk keselamatan dirinya sendiri.

Melihat bagaimana dilema ketiganya sangat menunjukkan betapa manusiawinya tokoh ini, yang sangat tampak normal, tidak seperti tokoh lainnya yang sejak awal sudah tampak kuat.

Aku memberikan respek kepada mereka, di hari dimana ketiganya memutuskan dengan berat untuk menjadi pasukan pengintai. Pasukan yang rela berkorban dan mempertaruhkan nyawanya demi umat manusia. Mereka ini lho, yang dari awal pinginnya hidup damai-damai aja.

Tokoh-tokoh seperti Ymir, Krista, Reiner, Bertolt memang tidak diberikan kesempatan banyak tampil di layar karena mereka punya kisah khusus sendiri yang diceritakan sebagai tokoh penting, tidak seperti Shasha Connie Jean yang sering muncul menunjukkan ketidakterampilan mereka sebagai tim pengintai baru.

Uniknya tokoh-tokoh ini, mereka berkembang bahkan tanpa kita para penonton menyadari betapa penting keberadaan mereka dalam cerita ini. Selama berepisode-episode, aku selalu berpikir bahwa mereka akan segera mati, tinggal menunggu mati, tapi mereka terus terusan selamat juga, dan bahkan keterampilan perang mereka meningkat seiring jalannya cerita.

Entah sudah berapa kasus mereka lewati untuk melawan titan, entah sudah berapa titan yang akhirnya mereka berhasil bunuh, sejujurnya di awal-awal aku tidak menaruh perhatian pada mereka. Tapi kalau kita ingat baik-baik, orang-orang ini seperti Sasha, Jean, dan Connie selalu berada di sekitar tokoh utama. Ketika semua perhatian terarah pada tokoh utama, ada Sasha, Jean, dan Connie yang selalu ada di layar, meskipun mereka tidak tampak semencolok tokoh utama.

Dan yang paling tidak disangka lagi, akhirnya merekalah yang justru menjadi anggota utama skuad levi. Aku sungguh merasa patut memberikan mereka apresiasi khusus, karena meskipun tidak sepopuler tokoh lainnya, berada di tim levi artinya mereka diakui sebagai orang-orang yang kuat, melebihi orang-orang kuat lainnya dari seluruh pasukan militer. Gila nggak tuh, tokoh-tokoh ini awalnya kelihatan nggak penting lho,, tapi mereka termasuk yang paling lama bertahan!

Malah, aku sangat bangga saat melihat mereka pada akhirnya sudah terbiasa melihat teman-temannya mati dan mati lagi, kemudian bahkan melihat manusia membunuh manusia. Maksudnya, jika ingat betapa pengecutnya mereka dulu saat pertama kali melihat ada manusia yang dimakan titan, kalau ingat ekspresi-ekspresi mereka, dan membandingkan mereka dengan sekarang saat sudah menjadi anggota pengintai, wow.. itu perkembangan karakter yang cukup mencolok bukan?

Setelah terbongkarnya identitas Titan setelah Annie, yaitu Ymir, Reiner, dan Bertolt, juga identitas asli Historia, maka Jean, Sasha, dan Connie adalah satu-satunya prajurit paling normal dalam cerita. Tapi, setelah sekian pertempuran mereka jalani, kekuatan Jean, Sasha, dan Connie juga sudah tidak bisa dibilang normal. Mereka sudah menjadi prajurit dengan kekuatan yang luar biasa.

Aku respek dan mereka entah kenapa, justru karena tidak sepopuler tokoh lainnya, mereka adalah tokoh-tokoh yang sangat aku sayangi dan aku kagumi.

Kalau ingat bagaimana Jean menerima Marlow jadi anggota baru di tim pengintai, kita akan melihat betapa orang-orang ini sudah naik ke level yang berbeda, ke level yang jauh lebih tinggi secara kemampuan, keahlian, bahkan mentalitas.


Suka banget pembahasan karakter disini, terutama 3 tokoh yang aku maksud dalam cerita ini, yesss.. persis semenarik itu perubahan mereka. Dan dengan dibahasnya mereka di video ini jelas menunjukkan bahwa karakter mereka sangat disayang meskipun tidak tampak semencolok para tokoh utama.



Salam, Adlina Haezah

Comments