Curhat Pribadi tentang Attack on Titan (Shingeki no Kyojin)

Curhat Pribadi tentang Attack on Titan (Shingeki no Kyojin)

SPOILER ALERT!

Setelah sekian purnama nggak pernah nonton anime selain naruto series, akhirnya aku memulai menonton lagi anime yang sudah tersendat sejak tahun 2017 lalu.

Jadi, model cerita kayak gini sebenarnya bukan genre favoritku sama sekali. Samaaaa sekali. Aku kan sukanya yang romance bikin berdebar-debar gitu ya haha.

Walaupun kemudian posisi Naruto sebagai anime genre action belum bisa menandingi. Bukan untuk ukuran komik ya. Kita bicara anime nih disini.

Karena kalau komik, aku juga nonton death note yang merupakan cerita dengan genre dark fantasy juga.

Yang kelam-kelam gitu deh, aku nggak suka sih, tapi kalau udah terlanjur nyemplung biasanya sekalian tenggelam.

Nah, Attack on Titan ini dulu aku tonton emang pada saat aku lagi pingin nonton anime yang lagi populer. Setelah mencoba menyelesaikan Sword Art Online dan akhirnya gagal, dikarenakan aku tidak suka dengan pengembangan plot dan karakternya, dan juga karena aku baru tahu itu nggak ada komiknya, akhirnya aku menemukan AOT ketika nama anime ini sering sekali dibahas.

Aku penasaran, karena anime ini saaaaangat populer. Bener-bener populer banget sampai dititik aku emang harus nonton. Saat itu kepopulerannya mirip SAO makannya aku nonton SAO dulu. Dan ketika aku menonton Attack on Titan pertama kali, akhirnya aku berhenti hingga episode mmm... episode waktu Eren Jeager berubah jadi Titan untuk pertama kalinya.

Dan entah kenapa, aku di tahun 2017 mungkin belum sanggup menerima jenis cerita dengan kesadisan yang dihadirkan Attack on Titan, akhirnya aku menyerah melanjutkan. Sekalipun aku tahu, nuansa yang dihadirkan disana dengan segala misterinya baguuuuusssssssss banget.

Aku tahu bagus, tapi aku kesulitan untuk melanjutkan. Aku berusaha mencari spoilernya, tapi ternyata ketidakpahamanku menyebabkan kebuntuan yang alhasil, aku jadi nggak tau apa-apa soal cerita Attack on Titan ini, sebenarnya cerita tentang apa. Karena tidak paham mengenai alurnya, jadi waktu aku tonton acak bagian female titan, atau bagian ekspekdisi yang banyak korban, aku cuma ngerasa emosi aja, padahal ya nggak tau ceritanya. Nggak tau itu jebakan erwin untuk Female Titan.

Hanya dari sudut pandang sekadarnya itu, dengan kesoktahuan yang diluar batas itu aku akhirnya berhenti menonton.

Berbeda dengan saat aku menyerah menonton SAO karena tidak suka sama perkembangan plot dan karakternya, sebenarnya aku suka dengan cerita AOT, tapi aku takut adegan-adegan pembantaian yang cukup sadis oleh para titan.

Meskipun aku berjanji pada dirikus endiri untuk melanjutkan, entahlah, aku tidak punya nyali hingga saat ini.

Ternyata trailer season 4 muncul, dan Attack on Titan kembali ramai lagi. Dan adekku yang sekarang sedang sangat ngikutin anime, untuk pertama kalinya bicara mengenai Levi Akcherman, yang aku tidak ingat siapa dia, dan aku bahkan sudah lupa nama pemeran utamanya.

Aku cuma tahunya adegan ibunya eren dimakan dengan jahatnya, dan yang terjadi malah eren yang jadi titan. Yah, cuma sekelumit itu sih yang aku ingat mengenai cerita ini. Aku kira Levi ini pemeran utama, karena adekku tuh 'Levi siapa sih, levi siapa sih,levi siapa sih.' karena update tentang Levi adaaaa dimana-mana.

Aku kira dia pemeran utama, jadi aku bilang aja 'kan dia pemeran utamanya'. haha maafkan ketololanku saaat itu.

Lalu karena penasaran dengan kepopulerannya, akhirnya aku cari lagi deh di google nama Levi yang ternyata bukan pemeran utamanya. Pemeran utamanya itu namanya Eren Jeager.

Siapa Levi?

Kok bisa populer banget?

Apa semacam sasuke di naruto?

Atau seperti gaara di naruto? Atau seperti Hokage ke 4 di Naruto?

Aku nggak punya banyak referensi anime action, jadi selalu baliknya ke naruto lagi. Maapken.

- ketika menonton animenya, aku baru sadar seharusnya aku udah tahu tentang Levi, tapi berhubung aku ini selalu jadi pihak pemeran utama, bagiku Levi tidaklah begitu menarik, yaaa karena aku juga belum tau sih bagaimana dia menghajar eren di pengadilan wkwkwk atau waktu dia ganas banget nyerang titan, kalau saat itu aku nonton sampai adegan itu mungkin aku nggak akan begitu saja berhenti menonton kali ya -

Levi ini bahkan di sebuah polling ketenarannya bukan main, nyaris nggak masuk akal haha.

Bingung juga, masa ada tokoh anime lebih terkenal tokoh lain daripada tokoh utama.

Aneh aja sih, walaupun waktu nonton Naruto sukanya sama Gaara, tapi pada akhirnya aku juga suka sama Naruto kekeke~

Dan ketenaran Levi itu yang mendorongku untuk mengajak adekku menonton Attack on Titan. Kali ini menontonnya berdua, karena aku jujur saja tidak siap jika harus menontonnya dan merasakan kesengsaraan eren seorang diri.

Lalu karena nama LEvi seolah sudah tertancap jauh di alam bawah sadarku, ketika pertama kali melihat kemunculannya, aku tiba-tiba kegirangan. Haha. Akhirnya aku tahu siapa ini tokoh yang disukai sama orang, dan tentu saja membuatku penasaran, kenapa bisa kepopulerannya mengalahkan tokoh utama.

Ditambah lagi, ketidaktahuanku dulu mulai terpecahkan ketika secara runtut aku menonton anime ini dari awal, tanpa berhenti, dan tanpa skip.

Ceritanya berkembang menjadi sangat menarik.

Benar-benar di luar dugaanku.

Ternyata, ada pemahaman yang bagus mengenai ini. Don't judge story by its spoiler.

Cuma gara-gara spoiler aku ngejudge sendiri ceritanya kayak gimana, padahal kalau udah dapat informasi ceritanya, spoiler yang didapat itu nggak akan ada apa-apanya dibanding jatuh cinta bertubi-tubi dengan setiap karakter berbeda, dan kesedihan luar biasa untuk setiap karakter yang mati. Sekarang aku memutuskan, bahwa yang namanya nonton random untuk cari spoiler itu percuma, tetep nggak bakal dapet esensi ceritanya. Jadi nonton itu yaaa cukup endingnya aja, happy ending apa enggak, trus mulai dari awal kekekekke ~ sayang waktu nonton ini kemarin ternyata belum tamat juga hiks.

Di cerita inin rasanya ada banyak sekali yang ingin dikulik, jujur aja termasuk history dan latar belakang ceritanya pun juga sangat menarik. Tetapi sudah banyak yang membhaas mengenai ceritanya, jadi mungkin aku setelah ini akan membahas dari sudut pandang lain.

Beberapa yang ingin kubahas disini adalah, pengembangan karakter yang tidak terduga-duga, dari awal cerita sampai akhir season 3 yang aku tonton. Aku tahu banyak yang berbeda dari anime dan komiknya, tapi karena aku sudah terlanjur mengikuti animenya, kemungkinan besar aku tidak akan detail untuk membaca komiknya. Ini sih aku lanjut baca komiknya habis season 3 kelar, tapi juga nggak detail kecuali bagian-bagian yang emang bikin penasaran. Karena tulisan dan penjelesannya banyaaaak sekali.

Pengembangan karakter yang paling mencolok ini adalah tokoh-tokoh yang sungguh aku anggap tidak penting di awal, yang tampak hanya sebagai pelengkap semakin ke belakang menjadi semakin bersinar dan tampak penting, bahkan rasanya pasti menyakitkan tidak ada mereka: jean, connie, sasha. Mereka di luar para tokoh yang ternyata adalah titan ya. Istilahnya 3 orang ini kok ya nggak penting kayaknya, aku dari season 1 udah ngiranya mereka bakal mati duluan. Eh, si skuadnya levi malah mati lebih dulu padahal lebih kuat. Jadi bagiku tokoh-tokoh ini menarik banget untuk dibahas.

Kemudian aku akan membahas tentang levi juga. Si levi ini karena sudah terlanjur membuatku jatuh cinta saat awal kemunculannya dan sifatnya yang sungguh membuat cerita yang serius ini menjadi lucu karena keberadaannya, membuatku gatal sekali untuk membahas cowok cebol ini. Kecepatannya luar biasa, dan karakter cueknya yang perhatian itu sebenarnya juga banyak lucunya, tapi aku mungkin cuma akan kasih lihat bagian-bagian favoritku yang sangat sangat favorit dan itu kalau nggak salah banyaknya dari season 3 sih. Walaupun sejak season 1 sebenarnya levi juga sudah menarik... banget.

Aku nggak tau sih bakal bahas Hanji sama Erwin enggak, tapi mungkin pembahasannya akan kugabungkan dengan pembahasan Levi dulu.

Dan 3 tokoh utama yang selalu muncul di awal: Eren, Mikasa, Armin beserta review cerita secara keseluruhan, akan aku bahas di artikel terpisah.

Jadi total tiga topik yang aku bahas dalam tiga artikel berbeda:
1. Pengembangan Tokoh Paling Mencolok di Attack On Titan
2. Levi Ackerman dan Kekuatannya
3. Review Attack On Titan

Jadi karena aku saking sukanya sama cerita ini, emang bakal banyak pembahasan jadi nggak mungkin jadi satu artikel pasti panjang banget. Cuma... biar untuk kenang-kenangan juga sih di blogku ini. habis sukanya jadi suka banget. Sayang aja kalau habis nonton udah aja gitu, setidaknya perasaanku harus bisa tertuangkan dalam bentuk tulisan kan.

Masa aku si hopeless romantic jadi suka cerita actions cenderung dark gini sih haha. Malah, habis ini penasaran sama ceritanya Tokyo Ghoul, dan kayaknya aku akhirnya akan berani nyentuh anime yang lama pingin ditonton tapi takut deh: Code Geass.







Salam, Adlina Haezah

Comments