Review Film Bioskop Posesif - Aneka Catatan

Sidebar Ads

banner image

WARNING!

Beberapa Review di blog ini sebagian besar merupakan spoiler. Persiapkan diri anda sebelum membuka artikelnya. Trimakasih. -author-

Review Film Bioskop Posesif

Review Film Bioskop Posesif


Satu hal yang aku rasakan ketika aku menonton film posesif ini adalah: rasanya seperti baru saja menonton ulang drama korea Cheese in the trap.

Dalam versi pendek dan lebih serius saja.

Tapi sejujurnya, aku juga sudah merasakan hal ini bahkan ketika aku tahu inti cerita dari film Posesif ini.

Disutradari oleh Garin Nugroho, film Posesif ini sejak trailer sudah cukup banyak membawa rasa penasaran yang cukup tinggi.

Selain itu, kukatakan bahwa hal yang menarik dari film posesif ini justru karena tidak menitikberatkan pada kisah cinta ala Dilan yang sangat kental unsur percintaannya.

Film posesif ini memang cukup membuat penonton senang dengan manisnya kedua pasangan ini, tapi... di awal.

Dan pace-nya juga dibuat cukup cepat untuk menceritakan perkembangan hubungan mereka.
Tapi tidak berlama-lama, ceritanya semakin kesini semakin dibuat 'mencekam'.

Maksudnya adalah... ketika kita melihat pasangan ini, rasanya agak mustahil terjadi sesuatu yang membuat kita takut. Well, it happens. Film ini membuat kita bisa merasa takut.

Dari beberapa film Garin Nugroho yang pernah saya lihat, film-film milik Garin memang tidak membuat kita lama-lama keasikan dengan 'hal baik' dalam filmnya. Garin sepertinya sangat suka mengulik sisi psikologi penontonnya, sehingga hal yang manis sekalipun bisa menjadi cukup membuat kita mempertanyakannya.

So, ini bukanlah film romantis. Sekalipun dibalut dengan pakaian SMA dan pemain yang good looking, film ini banyak memainkan aspek psikolog melalui adegan-adegan dan bahkan inti ceritanya.

Struktur penceritaannya rapi.. dari perkembangan ke konflik hingga ke klimaks. Film ini juga tidak tergesa-gesa. Menurutku, 2 jam penceritaan dalam film ini diceritakan cukup efektif. Keefektifan dalam film ini terlihat dari lengkapnya informasi yang disajikan dalam cerita, menunjukkan bahwa pembuatan film ini telah melewati riset yang panjang.

Inti pesannya cukup tergambar melalui penggunaan musik bahkan angel kamera yang cukup membuatku yang menonton ikut was-was.

Dan selain mengingatkanku dengan drama cheese in the trap, film ini tak elak juga mengingatkanku pada novel it ends with us. Sebuah novel karya colleen hoover yang kurang lebih mengangkat tema yang serupa.

Ada beberapa bagian yang terasa childish tapi juga masih awkward, tapi itu mungkin diantara pengolahan cerita pada tokohnya, bukan pada temanya.. 

Meskipun begitu, cerita tetap dihadirkan dengan banyak bagian yang menyentuh, membuat penonton merasa ikut ingin memaafkan, seolah ikut berada di sudut pandang yang sama.

Hanya di bagian akhir yang rasanya ingin kukulik tapi kubutuh jawabannya langsung saja. AKu merasa bahwa film ini menghadirkan 2 penyelesaian. Tapi, disaat penyelesaian pertama kuanggap 'selesa', ternyata masih ada satu sesi terakhir di bagian penyelesaian, yang dimunculkan dengan gaya khas garin nugroho.. Tidak mudah ditebak. Dan aku... masih meraba=raba, apa maksudnya ya?

Overall.. sebagai sebuah film percintaan dan terutama sebagai film Indonesia yang sejujurnya jarang kutonton, film ini memberikan nafas berbeda dari kisah-kisah film anak SMA. Film ini juga menghadirkan akting yang natural dan tidak kaku, karena mudah sekali membawa penontonnya untuk ikut hanyut dalam emosi ceritanya. Rasanya, sudah cukup lama dari terakhir aku menonton film SMA yang tidak terlalu cheesy. Jadi ya saya cukup senang juga akhirnya memilih menonton film ini dan tidak menyesal.

Salam, Adlina Haezah
Review Film Bioskop Posesif Review Film Bioskop Posesif Reviewed by Adlina Haezah on March 23, 2019 Rating: 5

No comments:

Syarat menambahkan komentar:

>> Jangan berkomentar dengan menggunakan Anynomous
>> Gunakan account google kamu atau jika tidak gunakan URL, yang penting ada nama kalian.. :)
>> Tidak menerima komentar berisi spam..
>> Apabila komentar tidak muncul, berarti komentar kalian belum di moderasi. Jadi tolong mengerti ya.. :)

terimakasih

-------------------------------------||-------------------------------------

Regulation to fill the comment box:

>> Don't use Anynomous
>> Use your google account or just your link/ URL. The main point is, always put your name here :)
>> Cannot receive any spam comment such as comment that it's not relevant with my topic
>> When your comment does not appear, it because I haven't approve that or I haven't read that. So just wait until I read that, please understand :)

Thank you

Powered by Blogger.