Karena Jonghyun Shinee, Kembali ke Super Junior - Aneka Catatan

WARNING!

Beberapa Review di blog ini sebagian besar merupakan spoiler. Persiapkan diri anda sebelum membuka artikelnya. Trimakasih. -author-

Karena Jonghyun Shinee, Kembali ke Super Junior


Sudah hampir satu minggu dan nggak kerasa..
Yups, kepergian Jonghyun masih belum terasa nyata ternyata. Tiap hari aku dengerin lagu Shinee, dan Jjong masih serasa ada di dunia ini. Walaupun malamnya biasanya aku kembali sendu karena harus menerima bahwa ia memang udah nggak ada.

Tapi selama beberapa hari ini juga.. aku menyadari hal lainnya. Bahwa mungkin, aku jadi melankolis gini gara-gara Shinee dikarenakan aku sudah terlalu banyak ketinggalan. Jadi, mungkin ini juga adalah tumpukan penyesalan, kenapa baru sekarang aku pingin ngikutin semua hal yang sudah lama ku vakumkan untuk boyband favoritku.

Setelah lagu Lucifer, mau ke Sherlock kalau nggak salah, aku kepikiran buat vakum dulu untuk terlalu menyukai boyband, ya, Shinee termasuk salah satunya. Kalau gak salah pas itu aku lagi suka banget sama Shinee, terus gara-gara kabar Illuminati itu aku berusaha bener-bener buat mengurangi kadar sukaku ke Shinee. Saat itu aku masih anak SMA labil yang ketakutan dan bingung karena demam koreaku gak kunjung sembuh. Takut bakal kecanduan dan mendewakan mereka. Dan aku, kalau memutuskan untuk menjauh dari satu hal, aku pasti melakukannya. Alhasil, aku mulai ketinggalan banyak tentang Shinee: beritanya, lagu-lagunya, variety shownya.

Waktu berita Jonghyun muncul, aku setiap hari mikir 'kenapa gak dari dulu-dulu aku nonton ini, jadi aku nggak ngejar kayak gini'. Karena aku seharusnya tetap mengumpulkan memori tentang mereka, jadi aku gak ngelupain mereka.

Sejujurnya, bagiku sebelum ini, aku selalu berfikir aku bisa mengejar mereka kapan saja, karena mereka selalu berkarya dan ketika aku rindu, aku tinggal kembali. Dan aku gak kunjung kangen sama mereka, ada paling cuma kadang-kadang, gak sampe yang demam lagi. 

Rasanya lumayan nyesel juga sih, harus dibeginikan baru ngikutin mereka lagi? Baru kerasa kangennya? Yaampun, Lin.

Aku baca postingan lamaku, dan senyum-senyum sendiri waktu baca roleplayku sama mereka. Tiap hari post update video, saking gak mau ketinggalan.

Dan hal-hal ini, yang kurasakan ini, bikin aku flashback lumayan jauh dan kembali mengingat lagi alasan-alasan kenapa aku mengikuti K-Pop. Dan lagi, setelah diinget ternyata aku banyak kabur dari beberapa boyband yang dulu aku bilang, aku suka banget sama mereka.

Alasannya? Karena aku gak mau terima formasi mereka kurang. Gak ngikutin TVXQ lagi, karena mereka pecah. Ya, sempet ngikutin JYJ sih, tapi gak kunjung comeback dan akhirnya aku lupa.

Gak ngikutin EXO lagi, setelah Luhan keluar. Gak ngikutin SNSD lagi habis Jessica keluar. Gak ngikutin Winner lagi karena Nam Taehyun keluar.

Karena aku merasa, ketika sebuah grup kehilangan bagian vokal mereka, grup itu bakal kelihatan banget gak seimbang, dan gak sebagus formasi awalnya. Jadi aku gak ngikutin mereka dulu, sampe aku bisa menerima bahwa grup ini kehilangan satu suara, dan.... gak terasa waktu udah lewat terlalu jauh.


Dan yang paling aku jauhi itu ternyata adalah Super Junior. Boyband pertama yang ngenalin aku sama K-Pop. Boyband pertama yang sampai sekarang bikin aku masih suka dengerin lagu-lagu Korea. Boyband yang bikin aku bisa terbiasa dengerin orang ngomong bahasa Korea. Boyband pertama yang nemenin hari-hari kelamku semasa di SMP dan SMA. Mereka yang pertama aku selalu umumkan 'gak bakal ngelupain mereka, karena mereka gerbangku mengenal k-pop'. Dan disinilah aku, ketinggalan terlalu lama tentang mereka.

Setelah Hangeng keluar, Heechul sempat vakum. Dan aku entah kenapa dilanda kedukaan. Walaupun aku mungkin bisa menerima Hangeng keluar dari Suju, tapi cara Heechul ini bikin aku bener-bener sedih. Dia akhirnya sempat gak ikut perform. Trus, dia juga wamil, dan aku nyaris gak liat lagi dia di formasi suju. Aku terlalu merasakan 'gak ada Heechul', walaupun berusaha menerima, tapi setiap perform mereka aku nungguin kapan dia gabung lagi. Habis itu, tentang Kangin, dan aku semakin menjauh karena semakin lama pikiran lain makin menggerogoti 'kenapa rasanya Suju makin berkurang?'. Aku kayak lihat masa depan, dimana lama-lama Suju bubar karena kekurangan member. Aku belum mau nerima itu, jadi  aku menjauh lebih dulu.

Lalu, tiap aku balik ke perform SuShow mereka yang baru, entah kenapa adaaa aja member  yang nggak ada. Entah siapa, atau mungkin mereka lagi wamil, dan itu bikin aku gak jadi nonton video mereka. Hal-hal ini bikin aku gak puas sama MV mereka juga, dan aku yang dulunya selalu update video perform mereka, akhirnya enggak lagi.

Mengobati kedukaanku, aku pergi ke boyband lagi, suka sama EXO yang saat itu masih baru, trus ada BTS, dan aku dibutakan oleh Big Bang yang masih lengkap. Belum ada Infinite dan Beast juga, lalu iKON juga. Aku merasa kedukaanku atas Suju terobati dengan boyband-boyband ini, dan alhasil aku mulai lupa tentang kesedihanku terhadap Suju, tapi juga lama kelamaan melupakan mereka. Bahkan aku gak mau lagi ngaku sebagai ELF, tiap ditanyain aku bilang 'gak kok, mereka cuma boyband yang bikin aku kenal sama K-pop', seolah keberadaan mereka 'gak sepenting itu', padahal dulu aku kemana-mana bawa nama Suju dengan bangganya.

Aku gak sadar, kalau terakhir aku mengikuti mereka cuma sampai Super Show 3, dan tiba-tiba saja mereka sudah Super Show 6. 
Aku bahkan gak mau nonton Weekly Idol, karena mereka cuma tampil berempat. Aku gak suka lihat Suju cuma sedikit, karena Super Junior itu harusnya banyak. Mereka debut dengan anggota terbanyak dari semua Boyband yang ada saat itu, dan mereka harusnya bertahan dengan formasi itu.


Tapi memang, setelah Luhan keluar, aku memutuskan gak mau ngikutin SM lagi. Jadi aku sampe sekarang belum mau nonton NCT, takut suka dan kecewa lagi. Aku memilih mengikuti boyband lain yang jelas anggotanya masih ada, dan bagiku mereka hebat karena bertahan. Lihat boyband yang pecah itu bagiku selalu terasa kayak pernikahan yang berakhir dengan perceraian, karena itu aku mengagumi mereka yang terus bertahan.


Well, dan ditambah berita Sungmin. Hfff.... hampir saja aku mengatakan selamat tinggal pada Suju.

Dan... berita Jonghyun ini muncul. Dan... saat itu baru terasa, gak ada yang lebih menyedihkan dari kepergian Jonghyun ini. Gak ada bandingannya. Luhan dan Sungmin gak sebanding jadinya. Dan dampaknya ternyata berkebalikan dengan kepergian anggota boyband sebelumnya, kepergian Jonghyun bikin aku sedih karena aku lama gak ngikutin mereka, dan bikin aku mulai mengejar ketertinggalanku tentang Shinee. Kepergian yang ini, aku merasa aku justru akan mengikuti Shinee setelah ini, karena aku merasa aku harus di belakang mereka, mendorong, support mereka, apapun keputusan mereka.

Dan aku gak tau kenapa mulai bisa menerima kepergian Sungmin. Sungmin itu lama jadi biasku di Suju, makannya aku hampir ninggalin Suju bener-bener karena Sungmin udah gak gabung Suju. Tapi aku mulai melihat dari sudut pandang lain, kalau ia sekarang bahagia dengan istrinya. His wife come first, dan itu adalah hal yang manis banget apalagi aku kan suka baca novel romance, so why can't I be more understanding? Dan itu akhirnya jadi closureku dengan Sungmin. Kemudian Kangin, setelah aku baca dia melakukan kesalahan lagi, dan aku merasa setelah selama ini vakum dan dia masih belum belajar, memang dia harus diberikan lebih banyak waktu untuk merenung. Itu closureku terhadap Kangin yang inactive dari Suju.

Bahkan aku bisa menerima Luhan gak di EXO. Susah emang awalnya lihat dia nyanyi lagu sendiri tapi gak seterkenal EXO, mm... sebenernya belakangan ini aku udah bisa menerima sih dan mau lihat video-video EXO karena aku tahu Luhan masih berkarya di China. Apalagi setelah berita Jonghyun, menurutku ya kepergian Luhan gak sebanding. Dia masih ada dan bahkan masih bisa dilihat, tinggal aku berharap semoga ia bahagia aja. That's my another closure.


Jadi sekarang, biasku di Shinee, Suju, dan EXO udah gak ada. Dampaknya aku gak bisa milih bias lagi, bisa sih, tapi gak bisa aja karena buatku bias itu cuma satu, jadi kalo gak bisa milih satu ya berarti bukan... walaupun aku masih punya favorit. Di Shinee semua jadi favoritku sekarang, soalnya aku gak tau kenapa lihat hubungan mereka dengan Jonghyun bikin aku jadi begitu menghormati mereka. Di EXO ada Baekhyun, D.O, Chen, dan... di Suju ada Yesung, Donghae, Kyuhyun. SNSD juga masih ada Taeyeon, Seohyun, Tiffany ya kan? SNSD juga aku sejak awal gak ada bias. Winner malah biasku sebenernya masih ada, tapi dulu gak mau ngikutin karena vokalnya ilang satu. Aku tuh penggemar vokalist jadi kalau hilang satu kayak aneh gitu lho lagunya jadinya.

Bukan hikmah juga sih, soalnya aku jelas gak mau disadarkan dengan cara seperti ini. Tapi memang aku harus dipukul dulu baru sadar, bahwa yang masih ada sekarang adalah mereka yang kuat. Grup yang pecah bukan berarti mereka gak kuat fondasinya, tapi yang masih ada dan bertahan itulah yang harus dihargai. Mereka berarti lebih kuat lagi. Gak tau kenapa mindsetku berubah kesana, karena itulah aku bisa kembali mengikuti Super Junior lagi. My first boyband, yang seharusnya aku tetep ikutin dan dukung setiap keputusan mereka, bukannya meninggalkan mereka karena gak puas sama hasil karya mereka yang gak bisa sebesar yang lainnya.  Bukannya kesel karena mereka gak bisa sebesar Big Bang. Aku lupa, justru disana posisiku sebagai fans. Harusnya aku gak pergi kemana-mana, dan tetap di belakang mereka hingga akhir.

Dan kesadaran itu juga yang bikin aku meneteskan air mata waktu dengerin lagu-lagu mereka semalam. Begitu banyak yang tertinggal dari Suju, dan aku gak mau lagi harus ada kejadian seperti Shinee untuk mengikuti mereka lagi.

Heechul: dih, balik suka sama kita lagi nih anak...
Leeteuk: *sambil potong kuku* makannya, marah jangan kelamaan..
Linna: oppa... mianhe *ngelap ingus*
Yesung: maafin gak yaaaa...
Linna: oppaaaaa... *mewek*
Kyuhyun: duh, sini-sini.. *dateng meluk*




Salam, Adlina Haezah
Karena Jonghyun Shinee, Kembali ke Super Junior Karena Jonghyun Shinee, Kembali ke Super Junior Reviewed by Adlina Haezah on December 24, 2017 Rating: 5

1 comment:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Syarat menambahkan komentar:

>> Jangan berkomentar dengan menggunakan Anynomous
>> Gunakan account google kamu atau jika tidak gunakan URL, yang penting ada nama kalian.. :)
>> Tidak menerima komentar berisi spam..
>> Apabila komentar tidak muncul, berarti komentar kalian belum di moderasi. Jadi tolong mengerti ya.. :)

terimakasih

-------------------------------------||-------------------------------------

Regulation to fill the comment box:

>> Don't use Anynomous
>> Use your google account or just your link/ URL. The main point is, always put your name here :)
>> Cannot receive any spam comment such as comment that it's not relevant with my topic
>> When your comment does not appear, it because I haven't approve that or I haven't read that. So just wait until I read that, please understand :)

Thank you

Powered by Blogger.